Aku Anak yang Telantar

Disaat saya terbangun dari tidur panjang saya, saya melihat dua sosok manusia yang sedang duduk disamping saya.

Yaa…. mereka adalah Ayah dan Ibu saya. Mereka tersenyum melihat saya, mereka senang melihat dan mendengar bahwa saya sudah bisa mengenali mereka.

Tahun demi tahunpun berganti.

Ketika saya berusia 13 tahun, saya harus mendengar kenyataan yang sangat pahit. Kenyataan bahwa saya bukan anak mereka berdua. Saya hanyalah anak yang telantar, anak yang dibuang oleh orang tua saya, dan ditemukan oleh mereka berdua. Tapi, meskipun begitu saya tetap menganggap mereka berdua orang tua saya. Orang tua yang telah mengurus saya dari kecil hingga sebesar ini.

Kurniawan

Panti Asuhan Al Hidayah, Cianjur Selatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s