Hidayah-Mu Dibawah Langit Cianjur

Panti Asuhan Al-Hidayah didirikan oleh Kyai Haji Jazili, atau yang biasa dipanggil dengan sebutan Papih Jazili oleh keluarga besarnya. Pria kelahiran tahun 1915 tersebut, merupakan bagian dari tentara Hizbulloh yang ikut berperang melawan penjajah Belanda pada tahun 1942, di wilayah Cianjur Jawa Barat. Setelah masa kemerdekaan, banyak teman seperjuangan Papih Jazili yang menduduki posisi sebagai pejabat pemerintahan. Tapi tidak demikian dengan beliau.  Ia lebih memilih untuk mendirikan Panti Asuhan, karena saat itu di Cianjur banyak ditemukan anak-anak yatim dan dhuafa yang kehilangan ayah ibunya karena gugur di medan perang.

Image

Tahun 1949 Papih Jazili mendirikan Panti Asuhan didampingi oleh Istrinya, Hajjah Fatimah. Saat itu  mereka mengasuh anak-anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa dirumah yang hanya berukuran 10×20 meter dan memiliki 3 kamar tidur, termasuk kamar mereka berdua. Lalu di tahun itu juga,  Haji Miftahul Amin, ayah dari Papih Jazili, memberikan ladang dan sawahnya, untuk dijadikan sebagai yayasan tempat tinggal anak-anak asuh keluarganya. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari anak-anak asuhnya, Papih Jazili harus berjuang menanam padi dan memanennya sendiri. Ia juga mendatangi para muzaki (pemberi zakat) yang ingin menyalurkan zakat kepada anak-anak asuhnya.

Image

Image

Panti Asuhan Al-Hidayah yang diresmikan melalui akta notaris pada 27 Oktober 1961, merupakan Panti Asuhan pertama yang ada di Cianjur. Enam puluh tahun berlalu, sampai pada akhir tahun 2008 Kyai haji Jazili berpulang ke Rahmatullah. Sebelum wafat, Papih Jazili mewasiatkan agar kelak Panti Asuhan Al-hidayah ini dapat diteruskan oleh keponakannya, yaitu KH. Nasrullah bin Miftah, atau yang saat ini dikenal dengan sebutan Kyai Dzulhaq.

Image

Pria kelahiran 12 Oktober 1952 ini memiliki 6 orang putra dan putri dari Hj. Latifah, istrinya. Kyai Dzulhaq mengurus Panti Asuhan Al-Hidayah dibantu oleh istrinya dan kepengurusan yayasan yang sudah terbentuk. Hingga saat ini, anak-anak asuhan Kyai Dzulhaq berjumlah 102 anak yang berada di dalam panti, dan 40 anak yang berada di luar panti (dhuafa).

Image

Selain itu juga terdapat beberapa nenek lanjut usia dan  juga 3 penderita gangguan jiwa. Anak-anak Panti Asuhan Al-Hidayah berasal dari berbagai macam daerah, seperti Jawa Timur, Kerawang, Purwakarta, Garut, Ciwidey, Parung, Cipanas, Naringgul, dll. Biasanya mereka datang ke Panti Asuhan Al-Hidayah diantar oleh Kepala Desa daerahnya masing-masing atau dari pihak keluarga si anak tersebut.

Image

Semua anak yatim dan dhuafa di Panti Asuhanyang ada di pelosok Desa Sukajaya Cianjur Selatan ini, disekolahkan mulai dari Taman Kanak-kanak hingga ke Perguruan Tinggi atau Universitas. Kyai Dzulhaq memang bukan berasal dari kalangan orang berada. Tapi beliau percaya, bahwa pertolongan Allah SWT akan selalu ada. Karenanya ia membebaskan anak-anak asuh mereka dari uang sekolah, serta memenuhi kebutuhan lainnya seperti makan sehari-hari, alat sekolah, alat mandi dan uang saku.

Image

Image

Sampai saat ini, dengan beban operasional panti asuhan yang cukup besar dan fasilitas di Panti Asuhan yang seadanya, Kyai Dzulhaq harus mencoba memberdayakan anak-anak asuh berusia remaja, untuk membantunya mengolah tanah yang ada disekitar panti asuhan dengan menanam padi dan palawija. Hasil panen dalam jangka waktu 6 bulan, cukup lumayan. Biasanya penjualan hasil panen tersebut memberi pemasukan sekitar  Rp.24.000.000,- bagi Yayasan, atau rata-rata Rp. 4.000.000,- per bulan. Tentu saja tidak seberapa bila dibandingkan dengan biaya operasional panti asuhan yang mencapai Rp. 36.000.000,- per bulan. Namun tetap saja kegiatan tersebut sangat membantu mereka dalam  memenuhi kebutuhan anak-anak asuhnya sehari-hari. Terutama disaat bantuan dari pihak donatur dan pemerintahan daerah setempat terlambat atau bahkan tak kunjung datang.

Image

Image

Seperti juga Kyai Dzulhaq, anak-anak asuh di Panti Asuhan Al-Hidayah ini tak pernah patah semangat. Mereka menyayangi Kyai Dzulhaq dan istrinya dengan sepenuh hati. Karenanya, walaupun mereka harus menjalani kehidupan di tempat terpencil dengan keadaan yang serba terbatas, mereka berjanji akan menyelesaikan sekolahnya dengan baik dan ikut membantu memajukan panti asuhan ini bilasudah berhasil kelak. Alhamdulillaah..

Image

Semoga Allah SWT selalu memberikan cahaya-Nya bagi anak-anak dan seluruh pengurus Panti Asuhan Al-Hidayah yang ada di pelosok Desa Sukajaya, Cianjur Selatan. Semoga Yang Maha Pemberi memberikan mereka sehat, selamat, dan limpahan nikmat dalam dekapan dan ridho Ilahi Rabbi.

Aamiin Allaahumma aamiin.

—–

YAYASAN PANTI ASUHAN & PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH

Kp. Cilangkap Desa Sukajaya Kec. Tanggeung

Cianjur – Jawa Barat

Telp. 0263 – 363530  

KH. Nasrullah (Ketua Pembina) Hp. 0821-2031-3130

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s