Jadi apapun, yang baik. :)

Salam!

Alhamdulillaah..
Tertulis kata di halaman pertama.

‘Jadi apapun yang baik’

‘Jadi apapun, yang shalih’.

‘Jadi naon wae, asal nu bageur.. nu sholeh’.

‘Dadi opo ae seng apik’

Kalimat singkat ini adalah pesan yang selalu terngiang di telinga kami. Pertama kali mendengarnya, tentu saja dari orang tua. Kemudian dari guru-guru ketika masih belajar di bangku sekolah dan kuliah.

Alhamdulillaah, pesan itu terekam dengan baik dalam memori dan lubuk hati terdalam. Bukan. Bukan berarti sekarang kami sudah menjadi orang baik. Belum. Masih jauh dari baik.

Tapi kami tak akan pernah berhenti berusaha menjadi orang baik.
Baik di mata Sang Pencipta. Baik di mata ciptaan-Nya. Dalam untaian niat, tutur kata, tingkah laku, dan apapun yang kami jalani.

Tentu saja manusia tak luput dari salah dan goda. Tapi ada 2 hal yang selalu mengingatkan kami untuk selalu meluruskan niat dan memperbaiki kesalahan, bila godaan dan ujian itu datang. Yang pertama, karena kami ingin selalu dicintai Allah Yang Maha Penyayang. Yang kedua, karena kami selalu teringat pesan orang tua dan para guru. Jadi apapun, yang baik. Jadi apapun, yang shalih.

Jadi insinyur, yang shalih. Jadi dokter, yang shalih. Jadi pengusaha, yang shalih. Jadi pejabat, yang shalih. Jadi guru, yang shalih. Jadi seniman, yang shalih. Jadi murid, yang shalih. Jadi karyawan, yang shalih. Jadi pedagang, yang shalih. Jadi ibu rumah tangga, yang shalih. Jadi sopir, yang shalih. Jadi tukang ojek, yang shalih. Jadi tukang sapu, yang shalih. Jadi penyiar, yang shalih. Jadi pengrajin, yang shalih. Jadi pengacara, yang shalih. Jadi arsitek, yang shalih. Jadi desainer, yang shalih. Jadi apapun, yang shalih.

Bersyukur pada Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan kasih sayang-Nya di setiap hela nafas, gerak langkah dan tutur kata. Kita lebih beruntung dari mereka yang sejak kecil harus hidup dalam keterbatasan.  Jangankan untuk membekali diri dengan mengikuti berbagai kursus atau pelatihan, untuk tercukupi makan lengkap 3x sehari pun mereka masih membutuhkan uluran tangan.

Karenanya kita ada. Allah hadirkan kita untuk menjadi penebar rahmat bagi sesama. Ditengah carut-marut bangsa yang memang tak sempurna, tak patut kita hanya ikut mengeluh dan menyalahkan penguasa. Juga tak perlu melulu memberikan mereka ‘ikan’ yang habis ditelan saat itu juga. Saatnya kita berbagi ‘kail’ untuk ikut melahirkan anak bangsa yang luar biasa. Generasi yang lebih baik, jauuuhh lebih baik dari kita. InsyaAllah.🙂

Dengan menyebut nama-Nya.. Yang Maha Pengasih dan Penyayang..
Izinkan kami  “menularkan”  kalimat ajaib ini pada anak-anak dan teman-teman remaja yang berada di beberapa panti sosial dan panti asuhan, melalui pelatihan-pelatihan Paham Arti Bacaan Sholat, Pelatihan Dasar Menulis di Media, Pelatihan Berani Berbicara di Depan Umum, serta Menggali Minat dan Potensi Karir Remaja, sebagai bekal bagi mereka berkembang dan bersosialisasi di masa yang akan datang.

Semoga Allah SWT meridhoi niat kami yang ingin mengambil bagian dalam langkah mereka yang sedang meniti masa depan dalam keterbatasan. Semoga Allah Ta’ala mudahkan langkah kecil kami dalam rangka ikut mencerdaskan anak bangsa, melalui bakat, ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang kami miliki.

Jadi apapun, yang baik. :)

Wassalam,

Komunitas “Jadi Apapun yang Baik”